Bekerja di sebuah perusahaan bonafit mungkin impian bagi sebagian orang. Apalagi bagi para lulusan baru yang kebanyakan belum punya pengalaman bekerja di perusahaan. Bagi mereka, diterima kerja aja udah bikin mereka bersyukur banget. Ditambah lagi kalau diterima kerjanya di perusahaan besar, terkenal dan tentunya bonafit, pasti bangga banget. Untuk menuju ke gerbang dunia kerja pastinya mereka harus melalui proses rekrutmen dari perusahaan yang mereka tuju. Dan biasanya proses rekrutmen itu nggak sebentar lho, karena banyak tahap-tahap yang harus dilalui. Pada umumnya tahap pertama adalah tes tertulis yang berisi tes akademik dan psikotest, kemudian dilanjutkan dengan wawancara pertama dengan pihak HRD, baru selanjutnya bertemu dengan user atau atasan langsung posisi yang dilamar, yang kemudian diakhiri dengan negosiasi gaji. Nah, setelah melalui semua tahapan itu kamu tinggal tunggu kabar deh. Sembari menunggu, kamu bisa menebak-nebak lho apa kamu diterima atau nggak. Yuk kenali tanda-tanda kamu kemungkinan besar diterima kerja seperti berikut ini.

Pewawancara Aktif
Buat kamu yang sudah pernah diwawancara saat melamar pekerjaan pasti pernah dong diperhatiin every single movement yang kamu lakuin saat proses interview itu berlangsung. HRD memang bertugas menggali segala informasi tentang kamu dari jawaban-jawaban yang kamu katakan. Tapi di samping itu semua, para perekrut itu pun membaca segala gerak-gerik yang kamu lakukan. Semua pergerakanmu saat menjawab pertanyaan HRD bisa bermakna lho, terutama memengaruhi penilaian aspek kejujuran. Misalnya tanganmu terlalu banyak bergerak maka akan membuat kamu terlihat gelisah, selain itu nada suara tinggi akan cenderung dinilai bahwa kamu sedang berbohong karena bermaksud agar pewawancara nggak bertanya lebih lanjut. Yang juga pasti diperhatikan adalah mata. Kontak mata penting banget kamu lakukan supaya menunjukkan keyakinan, kepercayaan diri dan kebenaran atas apa yang kamu katakan. Tapi sebenarnya kamu nggak perlu takut sama HRD kalau kamu memang benar-benar jujur apa adanya tanpa kebohongan. Dengan begitu, pewawancara pun akan semakin merasa bahwa kamu adalah orang yang menarik sehingga dia akan semakin aktif bertanya. Nah, kalau HRD sudah terlihat aktif bertanya apapun ke kamu biasanya sih itu bisa jadi tanda-tanda kalau kamu akan diterima di pekerjaan tersebut.

Tenggat Waktu
Biasanya kalau abis wawancara kan pasti kita penasaran dong kapan waktu pengumuman diterima atau nggaknya kita di perusahaan itu. Dan umumnya kalau kamu nggak dikasih tahu tenggat waktunya, biasanya sih itu bisa jadi tanda-tanda kamu diterima. Tapi kalau kamu udah denger kata-kata kayak gini, “Kalau kita berjodoh, nanti kamu akan dihubungi maksimal 2 minggu dari hari ini. Tapi kalau kita nggak jodoh, mohon maaf kamu nggak akan dihubungi kembali”. Atau yang begini nih, “Tunggu pengumumannya 2 minggu dari sekarang, kalau kamu nggak dihubungi kembali berarti kamu belum lolos”. Ya hal-hal semacam itu terkadang harus diwaspadai, jadi kamu harus siap-siap menerima kenyataan pahit belum bisa diterima kerja. Tapi kalau kamu nggak dikasih tahu mengenai tenggat waktu pengumumannya biasanya sih itu tanda-tanda kamu diterima. Mereka akan kasih tahu kalau kamu bertanya mengenai hal itu, ya karena kita memang pasti penasaran banget sih ya sama hasilnya dan yang pasti supaya kita nggak berharap sama sesuatu yang belum pasti, apalagi kalau dari pemberi harapan palsu. Hiks.

Kapan Bisa Bergabung?
Setelah kamu sampai di tahap negosiasi gaji, ini sih biasanya kamu tinggal bersaing dengan sedikit orang. Dalam tahap ini, perusahaan mencari kandidat yang sudah tersaring mulai dari tes akademik, psikotest dan wawancara, dan yang secara nominal cocok dengan budget perusahaan. Jadi sekarang tinggal pintar-pintarnya kamu “menjual” diri kamu supaya kamu berhasil diterima dan mendapatkan gaji yang sesuai dengan ekspektasi kamu. Kalau perusahaan setuju dengan gaji yang kamu ajukan, biasanya pewawancara akan bertanya kapan kesediaan kamu untuk bergabung di perusahaan mereka. Kalau udah dikasih pertanyaan seperti itu sih kamu boleh sedikit bersenang hati deh karena kemungkinan besar kamu adalah kandidat terbaik yang akan mereka pilih.

Tanda-tanda itu mungkin 80% benar, yang penting kamu jangan lupakan satu hal. Kalau sudah selesai melalui seluruh rangkaian rekrutmen pekerjaan, yang harus kamu lakukan adalah berdoa kepada Tuhan untuk diberikan hasil yang terbaik. Kalaupun kamu belum diterima di pekerjaan yang kamu harapkan, jangan sedih ya. Percaya deh, Tuhan punya rencana yang jauh lebih baik buat kamu. Kalau memang rejeki pasti nggak akan kemana, juga sebaliknya. Kalau memang bukan rejeki pasti akan kemana-mana.

Artikel Asli
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar